Bena, Kampung Megalitikum (Flores Bagian 2)

 

Setelah puas dengan pemandangan di danau Kelimutu, perjalanan kami lanjutkan menuju kampung Bena. Nggak tanggung-tanggung bro, ternyata perjalanan dari Kelimutu menuju kampung Bena ini menempuh waktu 1 hari 1 malam. Beruntung, sepanjang perljalanan, kami nggak pernah dibosankan dengan pemandangan indah di bumi Flores ini.
tutdedarmawan-7569Pemandangan air terjun di pinggir jalan.. keren!

tutdedarmawan-7577Kami sempat berhenti di pantai Batu Biru (Blue Stone Beach), untuk beristirahat dan membuka bekal nasi bungkus.

tutdedarmawan-7620  Bebatuan disini banyak dijual dan dikirim keluar flores.
tutdedarmawan-7631  Hari mulai gelap, dan kami memutuskan untuk menginap di Bajawa… dingin dan berkabut.

tutdedarmawan-7639 tutdedarmawan-7684tutdedarmawan-7689tutdedarmawan-7625 Pukul 6 pagi kami bergegas menuju kampung Bena. Jarak yang ditempuh sekitar 30 menit dari tempat kami menginap semalam.

tutdedarmawan-7707Ini dia kampung Bena! akhirnya kami tiba! Kampung Bena adalah perkampungan megalitikum yang terletak di Kabupaten NgadaNusa Tenggara Timur. Tepatnya di Desa TiwuriwuKecamatan Aimere, sekitar 20 km dari Bajawa tempat kami menginap.

tutdedarmawan-7725

 

Berpapasan dengan anak dari kampung Bena yang akan berangkat sekolah. “Selamat Pagi kak”

tutdedarmawan-7890Kampung Bena terletak di puncak bukit dengan view gunung Inerie. Keberadaannya di bawah gunung merupakan ciri khas masyarakat lama pemuja gunung sebagai tempat para dewa. Menurut penduduk kampung ini, mereka meyakini keberadaan Yeta, dewa yang bersinggasana di gunung ini yang melindungi kampung mereka. (Sumber: wikipedia)

tutdedarmawan-7727Kampung ini terdiri kurang lebih 40 buah rumah yang saling mengelilingi. Badan kampung tumbuh memanjang, dari utara ke selatan. Pintu masuk kampung hanya dari utara. Sementara ujung lainnya di bagian selatan sudah merupakan puncak sekaligus tepi tebing terjal, kita bisa melihat pemandangan yang indah dari sebelah selatan kampung.

tutdedarmawan-7738 tutdedarmawan-7743Berbagai ornamen yang terdapat di rumah kayu kampung Bena.

tutdedarmawan-7744  Tengkorak kerbau digantung di luar rumah merekatutdedarmawan-7750

tutdedarmawan-7758 tutdedarmawan-7768  Arsitektur bangunan di kampung Bena masih sangat sederhana. Menurut catatan Pemerintah Kabupaten Ngada, Kampung Bena diperkirakan telah ada sejak 1.200 tahun yang lalu, Sumber wikipedia. Hingga kini pola kehidupan serta budaya masyarakatnya tidak banyak berubah. Dimana masyarakatnya masih memegang teguh adat istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang mereka.tutdedarmawan-7769 tutdedarmawan-7772Penduduk Bena termasuk dalam suku Bajawa. Mayoritas penduduk Bena adalah penganut agama katolik. Umumnya penduduk pria maupun wanita berkerja mengurus ladang dan ternak. Untuk kaum wanita juga mengisi waktunya dengan bertenun.

tutdedarmawan-7754Kain tenun khas bajawa ini dijual sebagai cinderamata khas kampung bena. Harganya berkisar antara 50 ribu sampai harga jutaan rupiah.

tutdedarmawan-7776

tutdedarmawan-7996
tutdedarmawan-7782 tutdedarmawan-7803 tutdedarmawan-7805Kuburan warga kampung Bena berada di halaman rumah mereka.
tutdedarmawan-7817 tutdedarmawan-7827 tutdedarmawan-7829 tutdedarmawan-7832 tutdedarmawan-7847 tutdedarmawan-7870 tutdedarmawan-7873
tutdedarmawan-7892 tutdedarmawan-7896Bebatuan besar ini menandakan desa ini sudah ada sejak jaman megalithikum. Selain itu bebatuan ini digunakan sebagai tempat pemujaan dan persembahan kepada para dewa.

tutdedarmawan-7903Adik ini tidak masuk sekolah, karena hari ini  masih sakit. Dialagi berjemur katanya supaya cepat sembuh.

tutdedarmawan-7926Pemandangan bagian selatan dari kampung Bena ini sangat luar biasa! Keren banget! kami menghabiskan sisa waktu kita di Bena dengan berfoto.

tutdedarmawan-7970 tutdedarmawan-8003 tutdedarmawan-8008 tutdedarmawan-8015Selain tadi membeli kain tenun, saya tertarik dengan benda yang satu ini. Taring babi hutan ini dipercaya penduduk sebagai penangkal bala dan ilmu hitam.

Oke, setelah dari kampung Bena, tujuan kita selanjutnya adalah ke Jurassic Park! pulau Komodo! tunggu ya postingan selanjutnya 😀

Advertisements